Pos

Tim Debat Arbitrase FH UII Raih The Best Memo 2 dan Juara 2 dalam Kompetisi KPSA BANI 2017

Jakarta, (30/11) Tim Debat Peradilan Semu Arbitrase FH UII raih The Secound Best Memo dan Juara 2 dalam acara Kompetisi Peradilan Semu Arbitrase kerjasama Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dengan FH UNPAD tahun 2017. Final kompetisi digelar pada 30 November 2017 di Kantor BANI Wahana Graha Lt.1&2 Jl. Mampang Prapatan Jakarta. Tim KPS FH UII terdiri dari Rizky Novyan Putra (13410472), Alfica Rezita Sari (14410360), Gita Permata (14410447), Adam Rifa’i (15410205), Leonardo Yokal (15410060), yang dibimbing oleh Prof. Dr. Ridwan Khairandy, Teguh Sri Raharjo, SH., dan seorang alumni FH UII yang mereka panggil Bang Dimi “Dimitri Bustami”.

Read more

Pusdiklat FH UII Adakan Kulap (Outclass) DPR RI Senayan Jakarta

JAKARTA (23/10)  Fakultas Hukum UII menyelenggarakan kuliah lapangan (outclass) mata kuliah Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Semester Ganjil TA. 2017-2018 ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta. Outclass tersebut dilaksanakan tanggal 23 Oktober 2017 dengan tema “Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan Untuk Mewujudkan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berkualitas”. Read more

koneksi-internet-ind-122

Koneksi Internet Indonesia Merosot Drastis, Ranking 122 Dunia

koneksi-internet-ind-122Jakarta – Kecepatan koneksi internet broadband di Indonesia dilaporkan mengalami penurunan drastis di kuartal IV 2014. Hal itu terungkap dalam laporan perusahaan Akamai Technologies yang secara konsisten melaporkan kecepatan koneksi negara-negara di dunia. Pada tiga bulan terakhir tahun 2014 menurut laporan Akamai itu, kecepatan koneksi internet rata-rata mencapai 1,9 Mbps.
Sehingga terjadi penurunan sampai 50% daripada kuartal sebelumnya. Pada kuartal III 2014, koneksi internet Indonesia sempat tembus 3,7 Mbps. Kabar baiknya, kecepatan 1,9 Mbps itu masih lebih baik 16% dibanding tahun sebelumnya. Akan tetapi anjloknya kecepatan rata-rata koneksi internet di kuartal IV 2014 membuat posisi Indonesia merosot jadi di peringkat 122 dunia.
 
 
 
koneksi-internet-indonesia-122
 
Di wilayah Asia Tenggara sendiri, Indonesia menempati posisi belakang. Di atasnya, ada Filipina di urutan 101, Vietnam urutan 99, Malaysia urutan 75, Thailand di nomor 45 serta yang terbaik Singapura di posisi ke 12 dunia. Pada posisi pertama masih bertengger Korea Selatan yang belum juga tergoyahkan. Meski sedikit mengalami penurunan, warga Korsel bisa menikmati kecepatan koneksi rata-rata 22,2 Mbps. “Indonesia dengan kecepatan rata-rata 1,9 Mbps sedikit di bawah India dengan 2 Mbps. Anjloknya posisi Indonesia karena ada penurunan besar yang terjadi di kuartal ini,” demikian laporan Akamai. Secara keseluruhan, Akamai menilai pertumbuhan kecepatan internet secara global sudah cukup memuaskan. “Di 2014, kami melihat pertumbuhan yang sehat di semua pengukuran kami untuk konektivitas internet, adopsi broadband dan kesiapan untuk teknologi 4K,” kata David Belson dari Akamai. Sumber: Fino Yurio Kristo – detikinet Kamis, 26/03/2015 09:19 WIB

 

gma_network_internet_speed_asean

Internet Singapura Juara, Indonesia Tiga Terbawah

gma_network_internet_speed_asean

Jakarta – Kecepatan internet Indonesia nyatanya belum mampu berbicara banyak di kawasan ASEAN. Sebuah riset membuktikan, kecepatan internet Tanah Air masih jauh di bawah standar.
 

 
Berdasarkan laporan yang dimiliki Ookla, pembesut layanan penguji kecepatan internet Speedtest, mengungkap bahwa negara pemilik kecepatan internet tercepat di kawasan Asia Tenggara adalah Singapura. Negeri singa ini sanggup menyodorkan kecepatan internet rata-rata 61 Mbps.
 
Kecepatan tersebut pun jauh melangkahi kecepatan rata-rata internet dunia yang sebesar 17,5 Mbps. Sedangkan kecepatan rata-rata internet Asia Tenggara ada di posisi 12,4 Mbps.
 
Bahkan kecepatan internet Singapura juga mengalahkan Jepang yang memiliki kecepatan 41,7 Mbps, Amerika Serikat dengan kecepatan 22,3 Mbps dan China dengan 18,3 Mbps.
 
Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Meski perkembangan internet di Indonesia cukup pesat, Indonesia masih harus rela di barisan terlelet soal kecepatan internet. Ookla mencatat, Indonesia hanya memiliki kecepatan internet sebesar 4,1 Mbps.
 
Dengan kecepatan tersebut Indonesia harus menempati posisi tiga terbawah di negara-negara Asia Tenggara. Berselisih sedikit dengan Laos yang memiliki kecepatan internet 4 Mbps dan Filipina sebagai yang terbawah dengan 3,6 Mbps.
 
Sementara itu di atas Indonesia adalah Brunei dan Myanmar dengan kecepatan 4,9 Mbps dan Malaysia yang tak terpaut jauh dengan kecepatan internet sebesar 5,5 Mbps. Sumber: Yudhianto – detikinet Senin, 21/04/2014 15:46 WIB