Pos

Tim Peradilan Semu FH UII Sabet Juara 1 dan Mediator Terbaik Piala Ketua MA RI 2018

Peradilan Semu FH UII Sabet Juara 1 dan Mediator Terbaik

Barakallah atas pencapaian Delegasi Peradilan Semu KPS FH UII yg dinobatkan sebagai Juara 1 dan Mediator Terbaik dalam Kompetisi MediasibTingkat Nasional Piala Ketua Mahkamah Agung RI 2018. Read more

Tim Delegasi Peradilan Semu FH UII Raih Prestasi

Tim Delegasi Peradilan Semu atau yang biasa dikenal dengan Komunitas Peradilan Semu  “Mouth Court”  Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia kembali meraih prestasi di kancah Nasional.

Prestasi ini diraih ketika Tim Delegasi Peradilan Semu mengikuti kompetisi National Mouth Court Competition on Against Corruption Piala Kejaksaan Agung II di Universitas Pancasila Tanggal 20 Desember 2010 – 1 Januari 2011. Tim Delegasi yang terdiri dari 25 orang yaitu:
Ketua Delgasi: Hiusena Batra,  Delegasi: Novinda Tri Siswandari, Hevi Wijayanti, Adri Wahyuning, Setia Agung Laksono Indri Fitrani, Tengku Putra Aya Seprinaldi Yuni Natalia Beatrick, Mochamad Gita Sumbada, Bustanul Arifien Rusydi, Trisni Tyasmita I, Bagus Nitinegara, Rilisa Ophira Ramadhani S, Anang Seputro, Ike Seftiyan,  Serta Official Tim: Muhammad Taufiq A.F., Dedi Kusuma, kembali sukses pepmeroleh Juara II Nasional pada Kompetisi Peradilan Semu Tersebut.

 

Peradilan Semu Selenggarakan Diklat Anggota Baru

Komunitas Peradilan Semu LEM FH UII pada tanggal 28 Februari 2009 yang lalu menyelenggarakan diklat bagi anggota baru yang diterima setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat.

Peradilan Semu Selenggarakan Diklat Anggota Baru

 

Komunitas Peradilan Semu LEM FH UII pada tanggal 28 Februari 2009 yang lalu menyelenggarakan diklat bagi anggota baru yang diterima setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Kegiatan ini diikui oleh seluruh anggota baru Peradilan Semu yang berjumlah 23 orang, bertempat di ruang sidang utama FH UII, Jl. Tamansiswa 158 Yogyakarta.

“Kegiatan ini merupakan pengenalan bagi anggota baru tentang sejarah PS dan eksistensinya sampai saat ini. Anggota baru juga diberikan materi hukum acara baik pidana dan perdata. Titik tekannya lebih pada agar mereka paham perbedaan praktik peradilan pidana dan perdata. Pemateri dalam kegiatan ini sengaja diambil dari kakak-kaka senior yang telah memiliki pengalaman di bidangnya masing-masing, tujuannya biar anggota baru nanti lebih dekat hubungan emosionalnya dengan mereka”, ujar Rizki, Ketua Komunitas Peradilan Semu LEM FH UII.

Diklat yang merupakan agenda rutin PS ini menampilkan beberapa materi dasar yang wajib diketahui oleh anggota baru, seperti bagaimana cara menganalisis kasus dan praktik beracara di pengadilan. Kedua materi itu wajib dikuasi oleh anggota PS sehingga mereka nantinya siap ketika diminta untuk membedah kasus dan melakukan praktik peradilan semu. Titik tekan pada dua hal itu yang membedakan Peradilan Semu LEM FH UII dengan lembaga intra atau ekstra lainnya.