, ,

Mahasiswa Fakultas Hukum UII Pelajari Aspek Praktis Peradilan di Palace of Justice, Putrajaya

PUTRAJAYA, 28 Agustus 2026 — Pada 28 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian International Academic Visit ke Malaysia, delegasi Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) mengunjungi Palace of Justice di Putrajaya, yang merupakan tempat berkedudukannya Mahkamah Federal dan Mahkamah Banding Malaysia. Delegasi disambut dengan penuh antusias oleh Tuan Ahmad Fairuz bin Mohd Puzi, Deputy Registrar Mahkamah Federal Malaysia.

Delegasi FH UII kemudian diterima di salah satu ruang persidangan untuk mengikuti sesi diskusi interaktif. Mahasiswa Program Sarjana Hukum Program Internasional FH UII memperoleh kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan Tuan Ahmad Fairuz, yang membuka sesi dengan menjelaskan struktur sistem peradilan Malaysia sebelum membandingkan pelaksanaan kekuasaan kehakiman di Malaysia dan Indonesia. Diskusi tersebut membahas bagaimana lembaga peradilan di masing-masing negara diorganisasikan, bagaimana kewenangan yudisial didistribusikan dalam hierarki peradilan, serta bagaimana kedua sistem tersebut memiliki perbedaan dalam perkembangan historisnya.

Sepanjang sesi berlangsung, para mahasiswa berpartisipasi secara antusias dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai kewenangan peradilan dalam kasus-kasus aktual dan lintas batas, termasuk bagaimana pengadilan Malaysia menangani persoalan yurisdiksi ketika suatu sengketa melibatkan para pihak atau peristiwa yang berada di luar batas wilayah nasional. Diskusi yang berlangsung selama satu jam tersebut memberikan kesempatan kepada delegasi untuk menguji pemahaman yang telah diperoleh di ruang kelas mengenai perbandingan sistem peradilan dengan praktik kelembagaan yang sesungguhnya, melalui penjelasan langsung dari pejabat senior Mahkamah Federal Malaysia.

Setelah sesi diskusi, delegasi melanjutkan kunjungan ke perpustakaan dan museum. Di perpustakaan, mahasiswa menelusuri berbagai referensi dan bahan hukum yang mendukung pelaksanaan tugas Mahkamah Federal dan Mahkamah Banding, sementara museum memberikan gambaran yang terkurasi mengenai sejarah dan perkembangan sistem peradilan Malaysia, termasuk warisan arsitektur serta perjalanan menuju independensi kekuasaan kehakiman secara penuh. Bagi para mahasiswa, perpaduan antara diskusi di ruang persidangan dan kunjungan ke museum memberikan kesempatan yang berharga untuk memahami dimensi praktis sekaligus historis dari penyelenggaraan peradilan secara berdampingan.

Kunjungan ke Palace of Justice merupakan bagian dari rangkaian program International Academic Visit yang diselenggarakan oleh FH UII, yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai praktik para profesional dan institusi hukum di tingkat global. Melalui interaksi dengan pejabat senior lembaga peradilan serta pengamatan terhadap operasional salah satu pengadilan tertinggi di kawasan, mahasiswa memperoleh wawasan yang melampaui pembelajaran berbasis buku teks. Pengalaman tersebut diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa dengan lebih baik untuk menghadapi dunia profesi hukum yang semakin membutuhkan pemahaman mengenai perbandingan sistem peradilan dan berbagai persoalan hukum lintas batas.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada Tuan Ahmad Fairuz bin Mohd Puzi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama, yang sekaligus mengakhiri kunjungan dalam suasana hangat dan penuh keakraban.