Dosen Prodi Hukum Bisnis Terima Hibah Pengembangan Pembelajaran untuk Inovasi Mata Kuliah Manajemen HKI

Yogyakarta (13 Desember 2025). Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia kembali menorehkan capaian melalui diraihnya Hibah Pengembangan Pembelajaran Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 oleh dosen pengampu mata kuliah Manajemen Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Berdasarkan hasil review substansi proposal, inovasi pembelajaran, dan penilaian pasca presentasi, Sheila Noor Baity, S.H., LL.M. bersama Galih Ramadhan, S.H., M.Hum., LL.M. ditetapkan sebagai penerima pada Skema 1 Hibah Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa.

Melalui hibah tersebut, mata kuliah Manajemen HKI berhasil mentransformasi ruang kelas menjadi inkubator manajerial aset yang relevan dengan dunia bisnis. Pembelajaran dirancang untuk mendorong mahasiswa tidak hanya memahami teori manajemen HKI, tetapi juga mampu merancang strategi pengelolaan aset HKI yang dimiliki pelaku industri kreatif. Dengan mengadaptasi sistem “Shark Tank”, mahasiswa dapat mempresentasikan hasil kerjanya didepan pemimpin perusahaan.

Proses pembelajaran diawali dengan penguatan konsep HKI sebagai asset dan teori manajemen. Tahap selanjutnya berfokus pada studi kasus mengenai urgensi melakukan manajemen HKI. Mahasiswa kemudian menyusun strategi pengelolaan aset HKI secara berkelompok dan mempresentasikannya di hadapan sharks untuk memperoleh umpan balik atas strategi HKI yang disampaikan.

Berdasarkan survey terhadap mahasiswa, metode pembelajaran aplikatif ini dinilai lebih menarik dibandingkan pembelajaran yang berbasis teoritis. Keterlibatan langsung pelaku industri kreatif terbukti meningkatkan motivasi dan kedalaman analisis mahasiswa sekaligus menunjukkan bahwa hasil pemikiran mahasiswa memiliki relevansi terhadap dunia usaha. Para pemilik usaha yang menjadi penilai/juri juga menyampaikan apresiasi atas metode pembelajaran ini karena telah memberikan mereka pemahaman mengenai pentingnya melakukan manajemen HKI serta mendapatkan saran untuk mengelola aset HKI nya dengan lebih baik.

Secara keseluruhan, metode Shark Tank dalam mata kuliah Manajemen HKI menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi bisnis dalam pendidikan hukum bisnis. Pendekatan ini membuka ruang pembelajaran yang lebih kontekstual, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan profesi, khususnya dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon praktisi hukum maupun konsultan HKI di masa mendatang.

Link Hasil Kerja Mahiswa dapat Dilihat pada Link Berikut (video & ppt)