Mahasiswa FH UII Raih Juara 1 Surat Dakwaan Pasundan Law Fair 2026
[KALIURANG] Dua Mahasiswa FH UII berhasil meraih Juara 1 Surat Dakwaan Tingkat Nasional yang diumumkan pada Kamis (16/04/2026) berlokasi di Aula Paguyuban Pasundan, Bandung. Dua mahasiswa tersebut yakni Muhammad Alif Ahsan (23410692) dan Anang Fajri Perdana (23410784) berhasil meraih juara 1 tersebut di Ajang Final Pasundan Law Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pasundan.
Perlombaan dimulai dari pengerjaan berkas surat dakwaan pada 11 Februari 2026 hingga pengumpulan pada 18 Maret 2026. Muhammad Alif Ahsan atau yang akrab disapa Alif, selaku ketua tim memulai proses pembedahan kasus posisi yang disampaikan oleh panitia. Dari pembedahan tersebut, kasus posisi dikembangkan dan dianalisis menggunakan pasal-pasal yang berkaitan. Selain itu, mereka tak lupa untuk membaca buku-buku yang relevan dengan kasus posisi untuk menguatkan argumen dan kualitas surat dakwaan mereka.
Alif juga mengakui bahwa sempat mengalami kendala dalam pengerjaannya. Kasus posisi yang diberikan oleh panitia sempat membuat timnya kebingungan dalam mengualifikasikan kasusnya. Menurut timnya ada dua kategori yang memungkinkan sebagai dasar dakwaan, yakni antara kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diatur dalam UU Nomor 21 Tahun 2007 atau Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (P2MI) yang diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2017. Namun pada akhirnya mereka memilih mencantumkan keduanya dengan dakwaan primair yang disertai subsidair sebagai penguat surat dakwaan.
Atas capaian keberhasilannya, Alif mengungkapkan tips utamanya dalam memenangkan kompetisi ini, yakni disiplin. Ia menuturkan bahwa timnya selalu disiplin dengan timeline yang telah mereka sepakati. Hal ini juga mengingat bahwa keduanya merupakan mahasiswa semester 6 yang sedang disibukkan dengan mata kuliah praktik.
“Lakukan sesuai timeline yang sudah ada, biar ga nabrak-nabrak (jadwal mata kuliah), apalagi di semester (enam) ini kan sangat padat (jadwal mata kuliah),” tuturnya.
Dirinya mengaku senang dengan juara yang diperolehnya. Ia bersama rekannya menuturkan bahwa semua usaha mereka yang disiapkan sematang mungkin telah terbayarkan dengan perolehan juara tersebut. Ia juga berpesan kepada mahasiswa FH UII agar mengikuti lomba-lomba sebagai bentuk aplikasi dari mata kuliah yang telah diajarkan di kelas.
“Jangan lupa (untuk) ikut lomba guys sebagai bentuk aplikasi dari pelajaran (red: mata kuliah) yang ada di kelas (perkuliahan),” pungkasnya. (FMTZ)








