Debat Pusat Layanan Defabel UIN

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) kembali menorehkan prestasi. FH UII, yang diwakili oleh tim dari Forum Kajian dan Penulisan Hukum (FKPH) menorehkan prestasi pada Lomba Debat lewat mosi Penghapusan Sistem Rehabilitasi Panti yang diselenggarakan oleh Pusat Layanan Difabel Universitas Islam Negeri (PLD UIN) Sunan Kalijaga, Rabu (2/5). Dari peserta debat sebanyak 16 kelompok se DIY-Jateng, Tim FKPH FH UII berhasil lolos grand final dan berhasil menyabet Juara 2.

Perjuangan Tim FKPH FH UII, yang diwakili oleh Hilyatul Asfia (2015), Kurnia Dwi Jayanti (2015), dan Cristi Meilin Silitonga (2016) tidaklah mudah. Pada lomba yang diselenggarakan dalam rangka Milad ke-11 PLD UIN Sunan Kalijaga tersebut, mereka harus melalui beberapa tahapan yaitu pengiriman berkas, babak penyisihan, semi final, dan akhirnya lolos hingga grand final.

Hilyatul Asfia membenarkan bahwa perlu perjuangan ekstra untuk mempersiapkan lomba. Pasalnya, setelah dinyatakan lolos seleksi berkas bersama ke 16 tim lain, tim mereka masih harus berjuang menempuh Ujian Tengah Semester (UTS). “Persiapan ini dilakukan dua minggu, sejak seleksi berkas kami dinyatakan lolos sebagai 16 tim yang terpilih. Akan tetapi satu minggu itu terpotong ujian”, tutur Asfia.

Menurut Asfia, mereka selalu meminjam buku-buku di perpustakaan, berkonsultasi dengan dosen pembimbing yaitu Bpk. M. Syafe’i, hingga harus berkunjung ke Pusat Studi Hak Asasi Manusia FH UII dan SIGAP untuk mempersiapkan diri. Persiapan tersebut dilakukan di tengah padatnya pekan UTS. Menurut Asfia suatu kebetulan semua anggota tim perempuan sehingga bisa saling menginap untuk mempersiapkan diri. “Sehingga tiap malam itu kami ngeberkas mosi satu persatu dalam mempersiapkannya (lomba).”

Bayu Arif Anggara, Direktur FKPH FH UII, menyatakan bahwa tim tersebut mempersiapkan keseluruhan persiapan lomba secara mandiri. Menurut Bayu, dirinya dan beberapa inti FKPH hanya bertindak sebagai peninjau. “Sifatnya itu tidak ada official, karena lombanya itu memang masih di wilayah DIY. Sehingga, murni tim mempersiapkan keseluruhannya sendiri.”

Asfia sebagai salah satu bagian tim mengaku sangat bersyukur sebab semua di luar ekspektasi mereka. Memepersiapkan perlombaan di tengah UTS adalah sebuah tantangan. “Saya mendapat pelajaran bahwa lomba itu ketika diikuti haruslah totalitas”. Menurutnya, cukup berat mempersiapkan lomba kali ini karena harus berbarengan dengan UTS. Namun, dirinya mengaku selalu menanamkan optimisme untuk mengikuti lomba. Hingga akhirnya mereka berhasil menyabet Juara 2.

Menurut Asfia, lomba yang diselenggarakan PLD UIN Sunan Kalijaga tersebut adalah kemenangan pertama yang diraih FKPH kepengurusan tahun ini. Menurut Bayu, kemenangan kali ini adalah kemenangan untuk FH UII. “Kita tetep membawa nama Fakultas (FH UII) dan nama FKPH”. Bayu berharap untuk kedepannya semua unit kegiatan dan mahasiswa FH UII dapat meningkatkan prestasi. “UKM-UKM di bidang apapun semoga dapat berprestasi lagi di kepengurusan tahun ini dan dapat mengangkat derajat Fakultas Hukum UII.”

Selamat kepada Tim Debat FKPH atas prestasi yang luar biasa. Semoga menjadi catatan sejarah yang menginspirasi dan Allah senantiasa meridloi. Amin. [rds_Marcomm_fhuii]