Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia akan segera menghadapi TIM ISO 9001:2000 Selasa depan, 23 Juli 2009. Mohon do’a restu kepada seluruh civitas akademika UII agar salah satu fakultas di UII yang cukup besar ini dapat menyelesaikan ferifikasi terhadap pertanyaan Tim ISO dengan baik.

Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia akan segera menghadapi TIM ISO 9001:2008 Selasa depan, 23 Juli 2009. Mohon do’a restu kepada seluruh civitas akademika UII agar salah satu fakultas di UII yang cukup besar ini dapat menyelesaikan verifikasi terhadap pertanyaan Tim ISO dengan baik. Dengan dukungan seluruh komponen di Fakultas Hukum UII, para pimpinan cukup berbesar hati dalam menyelesaikan tantangan ini dengan baik.
Target yang ingin dicapai tidaklah terlalu muluk karena dengan datangnya tim ISO ini akan memberikan pelajaran yang berharga. Kami yakin bahwa tidak akan mudah, namun dengan berbenah diri walaupun dari hal terkecil tentunya akan memberikan efek yang tentunya semakin lama akan semakin besar. Karena di dalam ISO itu sendiri sudah mempunyai sebuah prinsip invocement inovative yaitu perubahan berkesinambungan.
Pada foto di atas terlihat diskusi yang dilaksanakan cukup intens. Dengan menghadirkan Mr. Bambang Kesit salah satu petinggi BPM (Badan Pengendali Mutu) Universitas Islam Indonesia dapat membesarkan hati keluarga Fakultas Hukum UII khususnya Tim Penyusun Borang ISO. Kinerja yang harus diperlihatkan oleh Fakultas adalah semua bentuk aktifitas yang mendukung proses pembelajaran. Penyediaan dan pengadaan sarana prasarana, rutinitas dan continuable perawatan, evaluasi kepuasan penggunaan sarana prasarana yang bersifat hardware maupun software harus teridentifikasi dengan baik. Karena Fakultas Hukum UII merupakan institusi pendidikan maka yang berhubungan dengan pembelajaran harus terllihat nyata. Proses perencanaan kurikulum dengan menyesuaikan program nasional harus relevan. Penyediaan dosen pengajar dan bahan ajar mulai dari kurikulum, SAP-SILABY, bahan ajar dan tes evaluasi diharapkan terukur dengan baik. Dan yang merupakan tolak ukur keberhasilan adalah penilaian terhadap out put.
Penilaian Out Put berupa alumni lulusan Fakultas Hukum UII merupakan produk yang harus dapat dipertanggungjawabkan kemampuannya. Dengan proses pembelajaran yang baik didukung oleh sarana prasarana yang memadai akan membentuk calon ahli di bidang hukum. Evaluasi terhadap kemampuan dan kepuasan sarjana ini yang betul-betul akan diukur. Keberhasilan tersebut dapat diUkuran salah satunya adalah dengan melihat prosentase diterimanya lulusan pada dunia kerja. Keberhasilan alumni yang saat ini diakui atau tidak memberikan gambaran bahwa Fakultas Hukum UII mampu mencetak kader-kader bangsa yang mampu turut serta dalam membangun dan menegakkan hukum di Indonesia. (Semoga)




Peresmian Diorama Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia yang berada di Jalan Tamansiswa 158 Yogyakarta dilakukan pada hari Rabu, 22 Juli 2009. Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Dr. Mustaqiem, SH., M.Si. yang telah berkenan untuk membuka secara resmi dengan ceremonial acara yang sederhana saja. Beliau mempunyai harapan agar para mahasiswa dapat memanfaatkan keberadaan diorama hukum ini dengan baik sebagaimana juga yang dipesan oleh Prof. Mahfud, MD. beberapa hari lalu yang juga berkunjung untuk melihat sekaligus memberikan bantuan berupa beberapa dokumen yang sangat diperlukan untuk melengkapi khasanah diorama.
Fasilitas yang disediakan berupa model pakaian resmi pengadilan yang terdiri dari Baju Toga hakim, pengacara, penuntut umum, pembela dan beberapa contoh lainnya, Contoh pakaian resmi pengadilan diharapkan agar mahasiswa dapat mengenal dengan baik ciri dan corak sesuai dengan fungsi dan tugas masing-masing personil di pengadilan. Contoh dokumen tersedia cukup banyak dan beragam. Dokumen berkas-berkas perkara, surat kuasa, perjanjian, dokumen sertifikasi halal, surat-surat lainnya seperti akta kelahiran, buku passport, akta surat tanah, dan lain sebagainya. Disediakan pula contoh dokumen dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui anjungan komputer di dalam ruang diorama. Dengan teknologi touchscreen pengunjungan lebih dimudahkan untuk menemukan dokumen yang diinginkan tersebut.
Dalam mewujudkan Diorama Hukum Fakultas Hukum UII ini memerlukan waktu cukup lama. Perintisan yang dilakukan sejak tahun 2005, jauh hari sebelum peristiwa gempa 23 Mei 2006. Terpaksa angan-angan yang baik ini terhenti karena proses kegiatan belajar mengajar (KBM) harus pindah ke Kampus Pusat Jl. Kaliurang. Baru setelah kepindahannya lagi ke Kampus Tamansiswa rencana tersebut kemudian disempurnakan menjadi sebuah realita yang siap dimanfaatkan oleh masyarakat umum terlebih para mahasiswa. Dengan dimotori oleh Bapak Rohidin salah satu dosen Fakultas Hukum yang saat ini dalam proses menyelesaikan Disertasinya di Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang, dibantu oleh Eko Rial Nugroho, SH, serta beberapa staff Pusdiklat Fakultas Hukum lainnya Diorama Hukum yang dahulu diimpikan dapat diresmikan. “Dengan segala kekurangan segenap tim mohon maaf, namun justru hal tersebut sepertinya yang dapat menjembatani para alumni yang aktif bergerak di bidang hukum dapat mensupport Diorama Hukum berupa bantuan dokumen dan fasilitas lainnya agar lebih sempurna”, kata Rohidin. 







